Konfigurasi/tata letak elektron

 Struktur atom


Atom tersusun atas inti atom dan kulit atom. Kulit atom membungkus inti atom.
Inti atom tersusun atas proton dan neutron. Proton bermuatan positif, neutron bermuatan netral.
Inti atom terikat bersama oleh gaya tarik-menarik potensial yang disebut gaya kuat residual. Pada jarak lebih kecil daripada 2,5 fm, gaya ini lebih kuat daripada gaya elektrostatik yang menyebabkan proton saling tolak menolak.

Pada kulit atom (bagian pembungkus inti atom) terdapat elektron yang bermuatan negatif. Elektron dalam suatu atom ditarik oleh proton dalam inti atom melalui gaya elektromagnetik. Hal ini berarti bahwa energi luar diperlukan agar elektron dapat lolos dari atom. Semakin dekat suatu elektron dalam inti, semakin besar gaya atraksinya, sehingga elektron yang berada dekat dengan inti atom memerlukan energi yang lebih besar untuk lolos. Awan elektron bergerak mengelilingi inti atom dengan lokasi pergerakan tertentu (tidak pada semua lokasi kulit atom). Lokasi pergerakan elektron di mana kemungkinan besar dapat ditemukan dan diukur disebut dengan orbital. Jadi orbital adalah kebolehjadian lokasi elektron dapat ditemukan & diukur.
Elektron mengorbit relatif sangat jauh dari inti sehingga setiap atom memiliki 99,9% ruang kosong.
Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik.  Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral, sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan disebut sebagai ion. Elektron yang terletak paling luar dari inti dapat ditransfer ataupun dibagi ke atom terdekat lainnya. Dengan cara inilah, atom dapat saling berikatan membentuk molekul.


Proton adalah partikel yang berkontribusi pada muatan positif atom dan biasanya ditulis dengan simbol “p”. Proton bermuatan positif, sebesar +1,6 x 10⁻¹⁹ coloumb, atau sebesar +1 dalam satuan muatan relatif. 
Proton memiliki massa sebesar 1,673 ×10⁻²⁴ gram. Nilai ini biasanya dianggap sama dengan nilai 1 dalam satuan massa atom (SMA), atau lebih tepatnya 1,00728 SMA. 
Jumlah Proton pada suatu atom dinyatakan dalam “Nomor” atom dalam sebuah unsur. Misalnya Hidrogen memiliki 1 proton dan nomor atom 1, Helium memiliki 2 proton dan nomor atom 2, Lithium memiliki 3 proton dan nomor atom 3, dan seterusnya.

Neutron adalah partikel penyusun inti atom yang tidak memiliki muatan, dan memiliki massa sebesar 1,675 ×10⁻²⁴ gram.
Proton dan neutron memiliki massa hampir sama, dan sama –sama dianggap sebesar 1 SMA, atau lebih tepatnya 1,00866 SMA. Proton dan neutron menyusun inti atom, dan dilekatkan dengan energi pengikat inti atom (nuclear binding energy).
Pada unsur dengan energi pengikat rendah, proton dan neutron bisa terlepas menghasilkan radiasi elektromagnetik. Unsur-unsur ini disebut unsur radioaktif, seperti uranium dan plutonium.

Elektron adalah partikel penyusun bagian luar atom yang bermuatan negatif, sebesar -1,6 x 10⁻¹⁹ coloumb, atau sebesar -1 dalam satuan muatan relatif.
Elektron memiliki massa sebesar 9,1 ×10⁻²⁸ gram. Massa elektron jauh lebih kecil dari kedua partikel lainya. Bila dibandingkan, massa proton dan neutron adalah sekitar 2000 kali lebih berat dari massa elektron, atau massa 1 elektron setara dengan 0,00055 SMA.
Karena massa elektron sangat kecil, maka praktis suatu atom massanya hanya terdiri dari massa proton dan neutron saja.

KONFIGURASI/TATA LETAK ELEKTRON

Kulit atom terdiri dari beberapa lapisan, tergantung jumlah elektronnya. Pada lapisan nomor 1 (n = 1) yang paling dekat dengan inti atom dinamai kulit K.  Lapisan kedua, nomor 2 (n = 2) dinamai kulit L.  Lapisan ketiga, nomor 3 (n = 3) dinamai kulit M.  Lapisan keempat, nomor 4 (n = 4) dinamai kulit N. Hingga saat ini lapisan kulit atom diketahui sampai ketujuh (n = 7). Jadi lapisan utama kulit atom ada K , L , M , N , O , P , Q. Masing-masing lapisan kulit utama memiliki daya tampung yang terbatas dalam memuat elektron. Jumlah elektron maksimal tiap kulit mengikuti rumus 2.n2. Jumlah elektron pada kulit Q = 2.72 = 2 x 49 = 98 elektron.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doa Majelis Ilmu

Mengenal Kimia